Pembudidaya jamur tiram skala besar biasanya membuat baglog sendiri. Namun bagi pemula, baglog bisa dibeli dari pihak lain sehingga petani bisa fokus menjalankan usaha budidaya. 3. Rawat atau sterilisasi baglog. Terdapat dua cara menyusun baglog dalam rak, yaitu dengan diletakkan secara vertikal dan horizontal. Setelah serbuk kayu siap, masukkan bibit jamur tiram ke dalam wadah. Pastikan bibit jamur tiram tersebar merata di dalam wadah. Setelah itu, tutup wadah dengan plastik bening atau kain kasa yang sudah steril. Jangan lupa membuat beberapa lubang kecil di plastik atau kain kasa sebagai saluran udara. Bibit jamur tiram di aceh banyak dikirim dari luar daerah aceh karena di daerah aceh sendiri belum ada yang memproduksi bibit jamur tiram, kalaupun ada itupun masih dalam partai kecil dan belum bisa memenuhi permintaan akan bibit jamur tiram di aceh. Di dalam ruangan ini terdapat alat yang digunakan untuk menjaga kelembaban udara 80-90 persen pada suhu 16-22 derajat celcius. Langkah terakhir adalah mempersiapkan alat dan bahan budidaya jamur tiram. Untuk melakukan budidaya jamur jelas harus ada persiapan alat dan bahannya seperti cangkul, sekop, totol, boiler, gerobak, sendok bibit, centong Video proses pembuatan baglog Jamur tiram (Oyster)Bahan-bahan :1. Serbuk kayu sebanyak 2 karung goni bertuliskan 50kg (bukan berarti berat serbuk juga 50kg) Karena kita membuat media tanam sendiri dan setiap 1 botoh bibit induk jamur tiram dengan harga kisaran Rp.6000,- hingga Rp.8000,- dapat menginokulasi sekitar 30 bag log. Sehingga harga bibit lebih murah jika dibandingkan kita membeli bibit siap tanam. NTK6yy4.

cara membuat bibit jamur tiram sendiri