MenurutHidayat et al., 2016 dalam Lastris (2020) cacing sutra memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi dengan protein (57%), lemak (13,3%), serat kasar (2,04%), kadar abu (3,6%) dan air (87,7%) dimana kandungan gizi tersebut sangat dibutuhkan oleh benih ikan untuk proses pertumbuhan. Dalamkonteks akuakultur, penerapan CBIB (cara budidaya ikan yang baik) harus sudah menjadi keniscayaan bahkan mestinya kedepan masyarakat sudah mulai sadar bahwa CBIB merupakan suatu kebutuhan. Implementasi Sistem Jaminan Mutu harus secara konsisten diterapkan terhadap semua unit usaha akuakultur. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ikan nila triploid lebih tinggi secara signifikan (p<0,05) daripada ikan nila diploid. Pertambahan biomassa dari ikan nila triploid monoseks jantan, monoseks betina dan campuran, masing-masing adalah 31,3, 11,4 dan 23,4% lebih tinggi daripada ikan nila diploid pada kelompok yang sama. Dalammenunjang perkembangan budidaya ini diperlukan adanya penyediaan benih ikan yang memadai. Untuk itu diperlukan adanya usaha pembenihan yang dapat menyediakan benih ikan dalam jumlah yang banyak sekaligus berkualitas tinggi. Benih ikan merupakan salah satu sarana produksi yang dibutuhkan dalam budidaya ikan. gm2QR.

berikut adalah fungsi temperatur dalam budidaya ikan